Kpz0JXNL4KwnNLROcdoTIG3N8IlpsfRVGQnxBFp8
Bookmark

√ Teks Anekdot [Pengertian, Struktur, Ciri, beserta Contohnya]

√ Teks Anekdot [Pengertian, Struktur, Ciri, beserta Contohnya] : Halo teman-teman, apakah kalian telah masuk ke bab yang membahas tentang teks anekdot pada pelajaran bahasa indonesia kalian? Jika iya, maka selamat, pada artikel kali ini kita akan membahas secara jelas apa itu teks anekdot, bagaimana struktur teks anekdot, apa ciri-ciri teks ankdot, beserta contoh teks anekdot.

Teks anekdot ini dahulunya bisa kita jumpai pada media bacaan seperti koran. dan seiring berjalannya waktu dan semakin berkembangnya teknologi, teks anekdot ini bisa kita jumpai diberbagai media sosial. Secara lengkapnya kamu bisa mencari tau contoh teks anekdot di google.

√ Teks Anekdot [Pengertian, Struktur, Ciri, beserta Contohnya]

Teks anekdot merupakan kumpulan cerita yang lucu dan menghibur, pada artikel kali ini kita akan membahasnya. langsung saja berikut ini Pengertian, Struktur, Ciri, dan Contoh Teks Anekdot:

Pengertian Teks Anekdot


  • Menurut KBBI
anekdot/anek·dot/ /anékdot/ n cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya
  • Secara Umum
Teks Anekdot adalah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan. Teks anekdot biasanya bertopik tentang layanan publik, politik, lingkungan, dan sosial.

Itulah teman-teman pengertian teks anekdot menurut Kamus besar bahasa indonesia atau KBBI dan secara umum. teks anekdot juga terkadang bukan hanya bisa berupa cerita singkat, percakapan atau dialog antar orang juga bisa dijadikan sebagai anekdot.

Selain memuat cerita lucu yang menghibur, anekdot juga berisi pesan atau amanat yang bisa diambil. baik amanat itu secara tersirat maupun tersurat.


Struktur Teks Anekdot


Perlu diingat, kamu tidak bisa sembarang membuat teks anekdot, karena teks anekdot memiliki kerangka atau strukturnya. Struktur teks anekdot inilah yang membedakan ia dengan cerita lucu biasa.

Struktur teks anedot terrsebut ada lima macam dan wajib dimasukan dalam sebuah teks dengan bentuk anekdot. Apa saja lima struktur itu? Ini dia:

1. Abstrak
Abstrak menjadi struktur teks humor paling awal yang ada dalam sebuah teks bernama anekdot.
Abstrak ditaruh di awal paragraf dengan fungsi untuk menggambarkan mengenai teks tersebut secara umum agar pembaca dapat membayangkan.

2. Orientasi
Orientasi merupakan awal kejadian pada cerita atau juga bagian yang menjelaskan latar belakang mengapa peristiwa utama dalam cerita dapat terjadi.

3. Krisis
Struktur teks anekdot berikutnya adalah Krisis.
Krisis merupakan bagian yang menjelaskan mengenai pokok masalah utama dengan warna unik juga tidak biasa. Atau bahkan terjadi pasa penulisnya sendiri.

4. Reaksi
Reaksi berhubungan besar dengan struktur krisis.
Reaksi adalah bagian yang akan melengkapi berupa penyelasaian masalah menggunakna cara-cara yang juga unik dan berbeda.

5. Koda

Seperti penutup, struktur teks anekdot yang terakhir ialah Koda. Koda merupakan bagian yang menutup cerita dalam teks tersebut.


Ciri-ciri Teks Anekdot

Agar seseorang bisa mengenali teks anekdot dan yang bukan, maka teks anekdot memiliki ciri-cirinya tersendiri. Ada beberapa ciri sebuah teks dapat dikatakan sebagai teks anekdot.

Berikut ini beberapa ciri teks anekdot yang harus kamu ketahui:

1. Berupa teks yang mendekati perumpamaan

Perumpaan pada sebuah teks dengan struktur anekdot mendekati bentuk sebuah dongeng.

Layaknya karangan cerita berdasarkan imajinasi dan ditambah dengan segala hal yang bersifat nyata atau benar-benar terjadi di masayarakat.

2. Menampilkan tokoh-tokoh atau figure yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau juga orang penting

Biasanya pada sebuah teks anekdot terdapat tokoh atau figure yang ada dalam dunia nyata dan mudah kita temui dalam keseharian.

Contohnya seperti orang-orang pemerintahan, anggota keluar, dan lainnya.

3. Memiliki sifat humoris, lucu, menggelitik, dan berbau lelucon tapi menyindir

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, teks yang berupa anekdot memang dibuat untuk memberi kritik dengan cara yang berbeda.

Semacam guyonan yang sengaja dibuat dengan tujuan tertentu seperti menyindir. Biasanya menyindiri di sini berkaitan dengan isu sosial dalam negeri yang sudah menjadi rahasia umum.

4. Terselip kritikan atau tujuan

Mungkin ini juga dapat menjadi salah satu tujuan dari dibuatnya sebuah teks berbentuk anekdot, di mana pembuatnya akan menyelipkan kritik dengan cara yang lebih lucu dan mampu diterima oleh masyarakat.

Contoh-contoh teks anekdot:

  • Sekolah Bertarif Internasial

Bu Guru memasuki kelas satu demi-persatu saat lonceng sekolah di Kota A mulai bergema. Bu Guru tersebut berdiri di depan kelas sambil menenteng lembaran pengumuman.
“Anak-anak, Ibu punya pengumuman penting dan gemabira untuk kalian. Mulai bulan depan, sekolah kita akan berubah status sebagai sekolah bertaraf internasional. Nah, bagaimana? Apa yang akan kalian lakukan untuk menyambutnya?” Bu Guru mengoper lembaran pengumuman untuk dibagikan.


Jono mengangkat tangan. “Saya mau les bahasa inggris buat mendukung belajar dengan taraf internasional, Bu!”
“Bagus, Jono.” Bu Guru senang mendengarnya, dia melirik ke arah Ical. “Kalau kamu Ical?”
“Saya? Saya mau meminta orangtua saya untuk menyiapkan biaya sekolah lebih banyak lagi.”
“Lho? Kenapa?.”
“Soalnya dengan bergantinya status sekolah ini menjadi bertaraf internasional maka biaya sekolahnya pun pasti lebih mahal. Iurannya akan lebih tinggi, belum bayar ini itu,” jawab Ical.
Bu Guru mengkerutkan kening. “Kok jawaban kamu sinis sekali? Gini, kalau sekolah kita jadi bertaaraf internasional kan jadinya sama kayak sekolah-sekolah luar negeri. Lebih berkualitas.”
“Tapi, Bu, menurut saya sekolah bertaraf internasional itu sebenarnya punya arti sekolah bertarih internasional,” jelas Ical.

  • Bebas Dari Kemiskinan

Waktunya berdoa untuk membuat negara lebih berkembang dan maju.
Obama: Tuhan, kapan negaraku akan terbebas dari kemiskinan?
Tuhan: 25 tahun lagi.
Obama: *menangis tersedu-sedu.
Tonny Abbott: Tuhan, kapan negaraku akan terbebas dari kemiskinan?
Tuhan: 20 tahun lagi.
Tonny Abbott: *menangis tersedu-sedu.
Jokowi: Tuhan, kapan negaraku terbebas dari kemiskinan?
Tuhan: *menangis tersedu-sedu.

  • Membuat Undang-Undang Sendiri

Suatu hari Abdul dan Allan sedang berjalan-jalan menggunakan mobil dengan Abdul yang membawa mobilnya. Melewati perempatan jalan, lampu merah tiba, namun Abdul tetap menerobosnya karena jalannya terlihat kosong.
Allan: Kenapa kamu nerobos lampu merah? Kalau ada polisi gimana?


Abdul: Ah, tenang, kita bisa bikin undang-undang sendiri kok.
Allan: Kok bisa? Bukannya yang membuat undang-undang itu pemerintah bersama DPR?
Abdul: Sebentar. *meminggirkan mobil dan berhenti sementara
Allan: Kenapa berhenti?
Abdul: Mau menjawab pertanyaan kamu. Nih, ini jawabannya! Dengan ini kita bisa membuat undang-undang sendiri. *menunjukan dompet
Allan: Oh…!!

Oke teman-teman itulah tadi pembahasan secara lengkap tentang teks anekdot, mulai dari pengertian teks anekdot, struktur teks anekdot, ciri-ciri teks anekdot dan beberapa contoh teks anekdot.

Jika ada yang kurang jelas dan perlu diperbaiki, silahkan komentar dibawah.